1.9.11

Pengertian Arus Listrik AC dan DC

Arus listrik bolak-balik atau AC (=Alternating Current)
Arus AC adalah arus listrik yang nilainya berubah terhadap satuan waktu. Arus ini dapat pula disebut dengan arus bolak-balik. Listrik arus bolak-balik dihasilkan oleh sumber pembangkit tegangan listrik yang terdapat pada pusat-pusat pembangkit tenaga listrik.

Arus listrik searah atau DC (=Direct Current)
Arus DC adalah arus listrik yang nilainya tetap atau konstan terhadap satuan waktu. Arus ini dapat pula disebut dengan arus searah. Contoh sumber listrik arus searah adalah baterai dan akumulator (accu).
Perbedaan antara arus listrik searah DC dengan arus listrik bolak-balik AC dapat disimpulkan antara lain :

Arus Listrik Searah (DC) :

  • Hanya memiliki 1 Φ (fasa)
  • Sehingga tidak ada istilah beda Φ (fasa)
  • Tidak memiliki frekuensi
  • Hanya ada 1 daya yaitu Daya Aktif (Watt)

Arus Listrik Bolak-Balik (DC) :

  • Memiliki lebih dari satu Φ (fasa) – biasanya R, S, T
  • Memiliki beda Φ (fasa)
  • Memiliki frekuensi
  • Ada 3 jenis daya yaitu Daya Aktif (Watt), Daya Reaktif (VAR), Daya Semu (VA)

1 komentar: